Bigfoot GTA San Andreas

Bigfoot GTA San Andreas

Bigfoot GTA San Andreas Pembahasan tentang misteri di GTA San Andreas pasti tidak ada habisnya. Ada beberapa misteri yang sudah terpecahkan, ada pula yang tidak akan pernah terpecahkan karena status misterinya adalah hoax. Salah satunya adalah misteri tentang keberadaan Bigfoot, di mana para gamer menghabiskan bertahun-tahun untuk mencari Bigfoot di GTA San Andreas.

Meskipun sudah dikonfirmasi sebagai hoax belaka, seiring dengan berjalannya waktu, Bigfoot menjadi salah satu ikon paling ikonik di GTA Series. Saking legendarisnya, gambar Bigfoot bahkan menjadi bagian dari lambang kota Los Santos di GTA V.

Tidak hanya itu saja, hampir di semua game besar milik Rockstar yang dirilis setelah GTA San Andreas pasti ada referensi tentang Bigfoot. Nah, bagaimana sih Bigfoot bisa menjadi legenda? Padahal kan, Rockstar tidak pernah memasukkan Bigfoot ke dalam GTA San Andreas? Yuk, kita bahas bersama-sama di sini.

Lahirnya Mitos Bigfoot

Saat GTA San Andreas baru dirilis di tahun 2004 yang lalu, Rockstar memberikan sebuah kertas kecil di dalam kemasan game-nya. Lembaran ini berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan partisipasinya terhadap pembuatan GTA San Andreas. Nah, pada lembaran ini tertulis nama Big Foot, dan kemudian diartikan oleh para gamer sebagai sebuah petunjuk keberadaan Bigfoot di dalam game-nya.

Padahal, pada lembaran ucapan terima kasih yang ditemukan di dalam kaset GTA Vice City juga terdapat nama Big Foot.

Terlebih lagi, di area Mount Chiliad ditemukan tiga jejak kaki berukuran besar. Tidak hanya di Mount Chiliad saja, jejak kaki seperti ini juga bisa ditemukan di beberapa lokasi lainnya. Oleh karena itu, para gamer semakin bersemangat untuk menemukan Bigfoot. Ada beberapa orang yang mengaku pernah melihat Bigfoot di hutan, namun tidak ada yang bisa memberikan bukti yang meyakinkan. Bukti-bukti yang ada justru merupakan hasil mod, atau hasil edit di program semacam Photoshop.

Pencarian Bigfoot terus dilakukan dan jumlah gamer yang ikut mencari pun ikut bertambah. Hingga pada akhirnya rumor keberadaan Bigfoot menjadi sangat terkenal di seluruh dunia. Bahkan lebih terkenal dari kasus Hot Coffee yang membuat Rockstar merugi hingga ratusan juta Dollar. Sampai detik ini pun, masih ada beberapa gamer yang terus mencari Bigfoot.

Hoax Seputar Bigfoot Yang Merajalela

Berkat ketenaran Bigfoot, pihak Rockstar pun pada akhirnya memberikan penjelasan mengenai mitos ini. Dalam sebuah wawancara resmi, CEO Rockstar bernama Terry Donovan memberikan pernyataan ini:

There is no bigfoot, just like in real life.

Di sana tidak ada Bigfoot, sama seperti di dunia nyata.

Namun kemudian, ucapan Terry Donovan ini dibuat-buat oleh pihak tertentu. Mereka menambahkan satu kalimat yang berbunyi:

There is no bigfoot, just like in real life. But there is something in the woods.

Di sana tidak ada bigfoot, sama seperti di dunia nyata. Tapi ada sesuatu di hutan.

Nah, tambahan kalimat sesuatu di hutan inilah yang akhirnya membuat para gamer semakin penasaran. Sehingga muncul mitos-mitos baru seperti keberadaan Leatherface maupun tragedi Panopticon.

Apalagi, para gamer dibuat menjadi semakin bingung. Karena saat itu juga beredar hasil wawancara terhadap Sam Houser, sang Presiden utama Rockstar. Dalam kutipan wawancara tersebut, Sam Houser menyatakan:

Saya memang dengan sengaja memasukkan Bigfoot ke dalam GTA San Andreas sebagai lelucon, tapi boss saya meminta saya untuk menghapus Bigfoot tersebut. Tapi, tanpa sepengetahuan boss saya, saya tetap menaruh bigfoot di gamenya siapa tahu para tester memutuskan untuk berkeliling hutan. Para player hanya memiliki peluang 1 banding 10 untuk menemukan Bigfoot.

Nah, usut punya usut, ternyata apa yang diucapkan oleh Sam Houser ini merupakan hoax belaka. Faktanya, Sam Houser tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu.

Ada sebuah blog jadul dari tahun 2006 milik seorang jurnalis yang meliput kegiatan E3 2006. Dia juga berkesempatan untuk mewawancarai Terry Donovan, Sam Houser, serta Dan Houser yang saat itu menjadi juru bicara. Ketika ditanyai tentang misteri Bigfoot di GTA San Andreas, sang jurnalis menyimpulkan jawaban dari pihak Rockstar seperti ini:

Saya menyinggung seluruh persoalan tentang bigfoot, dan mereka tertawa pada ucapan saya. Mereka juga mengatakan bahwa mereka suka dengan apa yang muncul dari komunitas, dan mereka membiarkan komunitas untuk menyelesaikan misterinya sendiri.

Akibat adanya beberapa hasil wawancara yang diubah maupun dibuat-buat, para gamer menjadi bingung mana yang harus dipercaya. Dan ternyata, sebagian dari mereka masih terus melanjutkan pencarian Bigfoot di GTA San Andreas.

Sindiran Rockstar Untuk Para Pencari Bigfoot

Pada sebuah situs in-game GTA IV bernama Lies Damn Lies, bisa ditemukan sebuah komentar dari suatu akun bernama Bigfoot yang berlokasi di Los Santos. Akun ini sepertinya mereferensikan bahwa nama Bigfoot yang tertera di kartu ucapan terima kasih tadi tidak lain merupakan nama panggilan seseorang. Bukan makhluk Bigfoot yang dipercaya ada di GTA San Andreas.

Tidak hanya itu saja, enam tahun setelah GTA San Andreas, Rockstar merilis Red Dead Redemption beserta DLC-nya yang berjudul Undead Nightmare. Pada DLC-nya ini, terdapat sebuah achievement yang bisa didapatkan setelah John Marston berhasil membunuh seekor Bigfoot.

Achievement ini bernama Six Years in The Making, dan tidak lain mereferensikan upaya para gamer untuk mencari Bigfoot sejak GTA San Andreas (2004), hingga RDR Undead Nightmare rilis (2010). Bahkan masih berlanjut hingga saat ini.

Namun pada versi Prancis, achievement ini berubah nama menjadi Plus la peine de chercher, CJ, yang artinya Tidak perlu mencari lagi, CJ.

Di GTA V pun Rockstar juga menambahkan Bigfoot. Pada misi Stranger & Freaks berjudul The Last One, Franklin bertemu dengan seorang pemburu di daerah Raton Canyon. Pemburu ini mengaku sudah delapan tahun memburu Bigfoot, dan misi ini tidak lain mereferensikan para pemburu Bigfoot di GTA San Andreas.

Karena pemburu ini mengatakan hal yang mirip seperti apa yang dibilang oleh pemburu Bigfoot di GTA San Andreas. Di mana mereka sama-sama mengaku pernah sepintas melihat sosok Bigfoot di hutan, namun selalu gagal menangkapnya.

Lalu setelah Franklin berhasil menangkap, ternyata ada sosok manusia di balik Bigfoot tersebut. Artinya, Bigfoot yang sudah diburu selama delapan tahun tidak lain merupakan sebuah kepalsuan. Mirip seperti Bigfoot di GTA San Andreas di mana terdapat sebuah mod di balik Bigfoot yang sudah ditemukan.

Apakah Bigfoot Akan Muncul di GTA San Andreas?

Bigfoot sudah jelas menjadi salah satu ikon terbesar GTA Series. Mulai dari lambang kota Los Santos, misi The Last One, hingga berubahnya karakter GTA V menjadi seekor Bigfoot setelah memakan semua Peyote Plants. Rockstar juga terkesan sangat suka dengan sosok Bigfoot yang menunjukkan dedikasi para gamer untuk GTA San Andreas dan GTA Series secara keseluruhan.

Baru-baru ini komunitas GTA menemukan bocoran terkait file-file GTA Trilogy Remastered di Rockstar Games Launcher. Di antara file-file tersebut juga ditemukan beberapa achievement untuk GTA Trilogy Definitive Edition. Khusus untuk GTA San Andreas, ternyata ditemukan sebuah ikon achievement bergambar kaki Bigfoot seperti yang bisa dilihat di atas. Apakah ini pertanda bahwa Rockstar pada akhirnya akan memasukkan Bigfoot ke dalam GTA San Andreas? Kita tunggu saja bersama-sama.

Nah, apakah kamu termasuk orang yang pernah percaya dengan keberadaan Bigfoot di GTA San Andreas? Atau justru kamu juga pernah ikut berburu Bigfoot? Yuk, bagikan pengalaman kamu di kolom komentar di bawah. Nantikan informasi seputar game dan teknologi lainnya di Elexmedia.co.id